TULISAN ILMIAH
KEWIRAUSAHAAN, ETIKA WATAK DAN ETIKA KEPRIBADIAN
Diajukan untuk memenuhi tugas Kewirausahaan & Etika Profesi yang di bimbing oleh Bpk Prof. Dr. Ing Soewarto Hardhienata
Disusun Oleh
Heri Firmansyah
065110053
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
PROGRAM STUDI ILMU KOMPUTER
UNIVERITAS PAKUAN
BOGOR
KATA PENGANTAR
Alhamdulillahhirobbil’alamin penulis panjatkan syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya. Shalawat serta salam penulis panjatkan kepada Nabi Allah Muhammad SAW. Penulis juga mengucapakn terima kasih kepada Bapak dan Ibu pembimbing yang telah mambantu dan membimbing penulis dalam pembuatan tulisan ilmiah ini. Tidak lupa juga kepada teman-teman yang telah membantu dan mendukung penulis dalam mengerjakan dan menyelesaikan tulisan ilmiah ini.
Penulis juga sangat menyadari masih banyak kekurangan dalam tulisan ilmiah Kewirausahaan, Etika Watak Dan Etika Kepribadian, sehingga penulis mengharapkan kritik dan sarannya untuk dapat menyempurnakan tulisan ilmiah ini.
Penulis berharap semoga tulisan ilmiah Kewirausahaan, Etika Watak Dan Etika Kepribadian ini dapat memberikan kontribusi dalam menambah wawasan keilmuan para mahasiswa dan mahasiswi terutama dilingkungan Universitas Pakuan Bogor.
Bogor, Januari 2012
Penulis
DAFTAR ISI
BAB I. PENDAHULUAN...................................................................................................
BAB II. TINJAUAN PUSTAKA.........................................................................................
BAB III. PEMBAHASAN...................................................................................................
BAB IV. KESIMPULAN.....................................................................................................
DAFTAR PUSTAKA...........................................................................................................
BAB I
PENDAHULUAN
I.I. Latar Belakang
Pada tahap awal berdirinya suatu perusahaan, selain dibutuhkan tersedianya sumber daya atau faktor-faktor produksi juga diperlukan adanya jiwa kewirausahaan yang tangguh dari pengelolanya. Kewirausahaan merupakan suatu profesi yang timbul karena interaksi antara ilmu pengetahuan yang diperoleh dari pendidikan formal dengan seni yang dapat diperoleh dari suatu rangkain kerja yang diberikan dalam praktek. Pada tulisan ilmiah ini akan sedikit di bahas tentang pengertian, masalah Kewirausahan, Etika Watak dan Etika Kepribadian.
Oleh karena itu sering wirausaha melakukan kegiatan mengorganisasikan berbagai faktor produksi, sehingga menjadi suatu kegiatan ekonomi yang menghasilkan profit yang merupakan balas jasa atas kesediaannya mengambil resiko.
Watak seseorang menyatakan keadaan yang sebenarnya. Barangkali inilah yangdisebut sebagai "manusia batiniah yang tersembunyi". Watak adalah hasil dari temperamen pembawaan seseorang yang dibentuk oleh pendidikan pada masa kanak-kanak, pendidikandi sekolah, sikap dasar, agama, prinsip-prinsip dan motivasi. Kadang-kadang watak itudisebut sebagai "jiwa" manusia yang terdiri atas pikiran, emosi dan kehendak. Sedangkan kepribadian, menurut La Haye, adalah ekspresi yang keluar dari dirikita, yang mungkin sama dengan watak kita atau mungkin juga tidak, bergantung padaketulusan kita. Sering kali kepribadian itu merupakan suatu topeng yang baik dari watak yang buruk atau yang lemah. Banyak orang pada masa bertindak berdasarkan apa yang menurut pikirannya patut dilakukan, bukan berdasarkan keadaan dirinya yang sebenarnya.Inilah rumus dari kekacauan mental dan rohani. Hal ini terjadi bila seseorang mengikutirumus-rumus manusia tentang tingkah laku yang baik itu, maka akibatnya ialah kekacauan mental dan rohani.
I.II. Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian pada latar belakang di atas, maka masalah-masalah yang akan dikaji dalam karya tulis ilmiah ini dirumuskan sebagai berikut:
1. Menacari apa pengertian kewirausahaan
2. Mencari pengertian etika watak
3. Mencari pengertian etika kepribadian
4. Mencari hubungan antara kewirausahaan, etika watak dan etika kepribadian
I.III. Tujuan Penulisan
Berdasarkan perumusan masalah di atas, peranan etika bagi mahasiswa diharapkan dapat mewujudkan dan menumbuhkan etika dan tingkah laku yang positif. Namun secara umum karya tulis ilmiah ini bertujuan untuk:
1. Untuk memenuhi tugas kewirausahaan dan etika profesi.
2. Untuk mengetahui pengertian kewirausahaan.
3. Untuk mengetahui pengertian etika watak.
4. Untuk mengetahui pengertian etika kepribadian.
5. Untuk mengetahui hubungan antara kewirausahaan, etika watak dan etika kepribadian.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
Etika adalah ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlaq); kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlaq; nilai mengenai nilai benar dan salah, yang dianut suatu golongan atau masyarakat. (Kamus Besar Bahasa Indonesia, 1989).
Etika adalah suatu ilmu yang membahas tentang bagaimana dan mengapa kita mengikuti suatu ajaran moral tertentu atau bagaimana kita harus mengambil sikap yang bertanggung jawab berhadapan dengan pelbagai ajaran moral. (Suseno, 1987).
II.I. Kewirausahaan
Menurut Geoffrey G.Meredith, wirausaha adalah orang-orang yang mempunyai kemampuan, melihat dan menilai kesempatan bisnis, mengumpulkan sumber-sumber daya yang dibutuhkan guna mengambil keuntungan daripadanya serta mengambil tindakan yang tepat, guna memastikan kesuksesan.
II.II. Etika Watak
Etika Watak mengajarkan bahwa kehidupan efektif berdasarkan prinsip-prinsip yang benar, kesuksesan sejati, serta kebahagiaan yang langgeng, hanya bisa di peroleh apabila prinsip-prinsip tersebut di jadikan bagian dari watak kita. Sedangkan Etika Kepribadian mengajarkan bahwa sukses adalah sekedar fungsi dari citra atau popularitas kita dimasyarakat.
II.III. Penngertian Etika Kepribadian
Menurut Gordon W. Allport (Calvin S. Hall dan Gardner Lindzey, 2005)Kepribadian adalah organisasi dinamis dalam diri individu sebagai sistem psiko-fisik yang menentukan caranya yang unik dalam menyesuaikan diri terhadap lingkungannya.
BAB III
PEMBAHASAN
III.I. Pengertian Kewirausahaan
Secara harfiah wira artinya utama, gagah, luhur, berani, teladan atau pejuang. Sedangkan usaha artinya kegiatan yang dilakukan terus-menerus dalam mengelola sumber daya untuk menghasilkan barang atau jasa yang akan dijual untuk mendapatkan keuntungan. Jadi wirausaha adalah pejuang yang jadi teladan dalam bidang usaha.
Wirausaha. Kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda melalui berpikir kreatif dan bertindak inovatif untuk menciptakan peluang. Proses kreatif fan inovatif hanya dilakukan oleh orang yang memilki jiwa dan sikap wirausaha. Wirausahawan akan berhasil bila mengikuti achieving route tertentu sesuai tipe kepribadiannya. Etika bisnis sangat menentukan maju mundurnya usaha yang dijalankan, delapan perilaku kewirausahaan yaitu integritas, akuntabilitas, transparansi, disiplin, ketelitian, kecepatan kerja, ketekunan, fokus pada pelanggan.
Kewirausahaan pada dasarnya adalah semangat, sikap, perilaku dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha dan atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan, menerapkan cara kerja, teknologi, dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik atau memperoleh keuntunga yang besar.
Ada lima esensi pokok kewirausahaan yaitu :
1. Kemampuan kuat untuk berkarya dengan semangat kemandirian (terutama dalam bidang ekonomi)
2. Kemampuan untuk memecahkan masalah dan membuat keputusan secara sistematis, termasuk keberanian mengambil risiko usaha.
3. Kemampuan berfikir dan bertindak secara kreatif dan inovatif.
4. Kemampuan bekerja secara teliti, tekun dan produktif.
5. Kemampuan berkarya dalam kebersamaan berlandaskan etika bisnis yang sehat.
Menurut Taufik Baharudin dalam Yanti Maemunah (2004:27) menjelaskan bahwa seorang bahwa wirausahawan adalah sesorang yang mempunyai kemampuan untuk menciptakan, mencari dan memanfaatkan pluang dalam menuju apa yang diinginkan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
III.II. Pengertian Etika Watak
Watak, pada dasarnya terdiri dari sejumlah kebiasaan – kebiasaan . Kebiasaan hidup efektif yang di maksud di sini adalah kebiasaan yang didasarkan pada prinsip – prinsip kebenaran abadi , yaitu antara lain HUKUM PANEN ; kita akan memanen apa yang kita tanam. “ tanamlah pikiran, panenlah perbuatan : tanamlah perbuatan, panenlah penenlah kebiasaan : tanamlah kebiasaan, panenlah watak : tanamlah watak, maka Anda akan memanen nasib Anda sendiri”. Kebiasaan merupakan faktor yang besar pengaruh nya dalam hidup kita . Dengan sifatnya yang menetap dan polanya yang kerap tidak disadar , kebiasaan dapat mengungkapkan bagaimana sesungguh nya watak kita serta menentukan efektif tidaknya hidup kita.
III.III. Pengertian Kepribadian
Kepribadian (personality) bukan sebagai bakat kodrati, melainkan terbentuk oleh prosessosialisasi Kepribadian merupakan kecenderungan psikologis seseorang untuk melakukan tingkahlaku social tertentu, baik berupa perasaan, berpikir, bersikap, dan berkehendak maupun perbuatan.Definisi kepribadian menurut beberapa ahli antara lain sebagai berikut : a. Yinger Kepribadian adalah keseluruhan perilaku dari seorang individu dengan system kecenderungantertentu yang berinteraksi dengan serangkaian instruksi. b. M.A.W Bouwer Kepribadian adalah corak tingkah laku social yang meliputi corak kekuatan, dorongan,keinginan, opini dan sikap-sikap seseorang.c. Cuber Kepribadian adalah gabungan keseluruhan dari sifat-sifat yang tampak dan dapat dilihat olehseseorang.d. Theodore R. NewcombeKepribadian adalah organisasi sikap-sikap yang dimiliki seseorang sebagai latar belakangterhadap perilaku.
Jadi kepribadian adalah keseluruhan cara dimana seorang berinteraksi denganindividu yang lainnya
BAB IV
KESIMPULAN
Kesadaran itu penting dan lebih penting lagi kesadaran itu timbul dari Diri kitamasing - masing yang sebentar lagi akan menjadi pelaksana profesi di bidangkomputer disetiap tempat kita bekerja, dan selalu memahami dengan baik atasEtika Profesi yang membangun dan bukan untuk merugikan orang lain.
Kepribadian membentuk perilaku setiap individu. Jadi apabila ingin memahami dengan baik perilaku seseorang dalam suatu organisasi, sangatlah berguna jika kita mengetahui sesuatutentang kepribadiannya. Nilai menunjukan alas an dasar bahwa cara pelaksanaan atau keadaan akkhir tertentu lebihdisenangi secara pribadi atau social dibandingkan cara keadaan akhir atau keadaan akhir yang berlawanan.nilai memuat elemen pertimbangan yang membawa ide – ide seorang individumengenai hal-hal yang benar, baik atau diinginkan
DAFTAR PUSTAKA
Drucker, Peter.F. 1986. Innovation and Etrepreneurship. London: Heinemann. Edisi Indonesia. Jakarta : Gramedia.
Froggatt, Wayne. 2004. Choose to be Happy: Panduan Membentuk Sikap Rasional dan Realistik. Jakarta: Bhuana Ilmu Populer.
Hisrich, R.D. & Peters. M.P. 1992. Entrepreneurship. Starting. Developing. and Managing A New Entreprise. New York. Richcard D. Irwin. Inc.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar